Uji Sertifikasi Kompetensi Bidang Konstruksi Diikuti Mahasiswa UM Metro

Uji Sertifikasi Kompetensi Bidang Konstruksi Diikuti Mahasiswa UM Metro

Universitas Muhammadiyah Metro menyelenggarakan Uji Sertifikasi Kompetensi Bidang Konstruksi pada Kamis (9/9) lalu. Kegiatan ini terlaksana karena kerja sama dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah II Palembang. Peserta yang hadir pada kegiatan tersebut yakni mahasiswa Fakultas Teknik yang telah terseleksi sebanyak 50 orang. Kegiatan terselenggara secara offline dengan protokol kesehatan. Semua peserta, baik dosen, petugas, penguji, maupun yang terlibat lainnya telah melakukan tes agar memastikan bebas dari Covid-19.

Perwakilan Balai Jasa Konstruksi Wilayah II Palembang, Aulia. Selanjutnya Dekan Fakultas Teknik dan dosen-dosen Fakultas Teknik pun turut hadir. Rektor UM Metro, Drs H Jazim Ahmad MPd, membuka kegiatan tersebut. Ia menyampaikan pentingnya uji sertifikasi kompetensi untuk mengisi atau melengkapi Surat Keterangan Pendamping Ijazah. “Kegiatan ini menjadi wujud bahwa mahasiswa setelah lulus tidak hanya dapat ijazah saja. Melainkan juga mendapatkan SKPI melalui sertifikat uji kompetensi ini,” ujarnya dalam situs resmi UM Metro.

Selanjutnya, Dekan Fakultas Teknik, Kiemas Ridwan MT menyampaikan harapannya. Ia berharap agar kegiatan ini mendapatkan hasil sesuai dengan keinginan, yaitu semua peserta dinyatakan kompeten. “Semoga semua mahasiswa Fakultas Teknik UM Metro yang menjadi peserta Uji Kompetensi Bidang Kontruksi bisa mendapat hasil yang terbaik dan dinyatakan kompeten,” harapnya.

Kemudian, Kiemas Ridwan juga mengucapkan terima kasih atas bantuan dari seluruh dosen Fakultas Teknik yang pada kesempatan uji ini mencurahkan banyak pikiran dan tenaga, juga kepada semua staf dan pihak-pihak yang turut berperan dalam mensukseskan kegiatan ini. “Saya berterima kasih kepada sivitas akademika UM Metro yang telah mempersiapkan uji kompetensi ini sejak jauh-jauh hari. Pastinya, mereka telah mencurahkan waktu dan tenaga untuk kesuksesan uji sertifikasi kompetensi bidang konstruksi ini,” pungkasnya.

UMKM Expo UMY

UMKM EXPO UMY 2021, Bentuk Dukungan Kampus Pada Bisnis DIY

UMKM EXPO UMY 2021 jadi puncak kegiatan KKN yang dilaksanakan selama 4 hari mulai Sabtu (13/02) hingga Selasa (16/02). Acara yang diadakan secara virtual atau daring (dalam jaringan) ini melalui platform Zoom Meeting dan Live Streaming Youtube ini menghadirkan Dr. Gunawan Budiyanto, MP IPM., Rektor UMY, Drs. Teten Masduki, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, serta H. Herry Zudianto, SE., Akt., MM., Ketua Jaringan Saudagar Muhammadiyah, sebagai narasumber talkshow.

Menurut Dr. Aris Slamet Widodo, SP., M.Sc., Kepala Divisi KKN, Lembaga Penelitian, Publikasi, dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UMY, dalam acara pembukaan UMKM EXPO 2021, penyelenggaraan expo dengan tema Kreatifitas Lokal Menuju Pasar Global ini bertujuan untuk memberikan motivasi kepada para pelaku UMKM untuk meningkatkan kemampuan mulai dari pengemasan hingga pemasaran. “Harapan kami juga, dengan diadakannya expo ini dapat meningkatkan pemasaran karena dapat menjadi ajang promosi. Juga memperluas jaringan perdagangan karena diikuti oleh ratusan UMKM dari DIY dan Jawa Tengah. Expo ini merupakan tempat yang baik dan tepat untuk bersilaturahmi,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Rektor UMY, Dr. Gunawan Budiyanto, MP., IPM dalam sambutannya mengungkapkan bahwa para pelaku UMKM ini merupakan pejuang ekonomi bahkan pada kondisi terburuk seperti pada tahun 1998 lalu saat terjadi krisis moneter. “Tangan dingin para mahasiswa UMY yang terus bergerak untuk melakukan pengabdian di tengah pandemi, merupakan sebuah hal yang membanggakan. Dan, mari bersama-sama kita membuktikan kepada bangsa ini bahwa para pejuang UMKM dapat memberikan sesuatu yang membanggakan bagi bangsa,” imbuh Gunawan.

Sumber : Humas UMY

Webinar Edukasi Peduli Lahan Gambut

Jumat (16/10), UM Pontianak dan Badan Restorasi Gambut (BRG) melakukan Webinar Program Edukasi dan Pemberdayaan Masyarakat Muhammadiyah Peduli Gambut. Hadir sebagai moderator M.Hermayani Putera, SIP dari Majelis Lingkungan Hidup (MLH) PW Muhammadiyah Kalbar didampingi Eka Indah Raharjo, M.Si. Webinar menghadirkan narasumber Dr. Ir. Suwignya Utama, MBA dari Kapokja Edukasi & Sosialisasi BRG RI, Dr. Ir. Gatot Supangkat, MP., IPM,. dari Majelis Lingkungan Hidup PP Muhammadiyah, dan Denie Amiruddin, S.H., M.Hum Dosen Fakultas Hukum UM Pontianak. Acara juga didukung LPPI Universitas Muhammadiyah Pontianak Fenni Supriadi, S.E., M.M sebagai penyelenggara perangkat dan media online.

Kegiatan dibuka oleh Prof. Dr. Ir. Muhjidin Mawardi. M.Eng selaku ketua MLH PP Muhammadiyah. Prof Mujihidin berharap tema – tema yang disampaikan sesuai dengan kondisi fisik gambut yang ada di Kalimantan Barat sehingga program atau kegiatan yang akan dilaksanakan benar – benar dapat bermanfaat. Sementara itu, Deputi ESPK BRG, Dr. Myrna A Safitri dalam sambutannya menyampaikan perlunya sebuah pemikiran yang lebih terintegrasi. “Karena itu kegiatan restorasi gambut perlu ditempatkan dalam sebuah pendekatan landscape secara utuh yang diusahakan dapat mendudukkan semua pihak yang ada di dalam kesatuan hidrologis gambut tertentu untuk bisa membangun kesepahaman dan kesepakatan tentang cara kerja bersama untuk melindungi Ekosistem Gambut,” tambahnya.

Membawakan presentasi berjudul Membangun Perilaku Bertani Ramah Lingkungan melalui Sekolah Lapangan Petani Gambut , Dr Suwigna menjelaskan mengenai pengolahan lahan tanpa bakar agar para petani melakukan tradisi tanpa melakukan pembakaran lahan namun tetap mendapatkan hasil yang diharapkan. Sedangkan narasumber Denie Amiruddin menjelaskan perlunya membangun komunitas paralegal peduli gambut berbasis komunitas yang  sistematis. “Tentu saja dengan standar baku sehingga memiliki kompetensi dan kemampuan yang sama dalam hal melakukan edukasi, sosialisasi, dan advokasi,” ujarnya.

Wisuda XXXV Daring-Luring Umsida

Sabtu (17/10), Umsida menggelar wisuda luring dan daring di Gedung Auditorium. Wisuda XXXV meluluskan 261 mahasiswa terdiri dari 79 mahasiswa dari Fakultas Saintek, 156 mahasiswa Fakultas Bisnis, Hukum, dan Ilmu Sosial, 24 mahasiswa Fakultas Psikologi dan Ilmu Pendidikan, dan 4 mahasiswa Fakultas Kesehatan. Keputusan menggunakan metode daring dan luring membuat Umsida menggandeng Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC). Pelaksanakan pun dilakukan dengan ketat, mulai dari pengecekan suhu, penggunaan masker dan face shield, hingga larangan bagi wisudawan untuk berkerumun atau foto bersama.

Dr Hidayatullah MSi selaku Rektor Umsida menyampaikan harapan kepada para wisudawan semoga ilmu yang didapat dapat menjadi bekal di kehidupan yang akan datan dan bermanfaat bagi bangsa dan negara.

Sekeretaris Majelis Diktlitbang PPM Muhammad Sayuti PhD memberikan sambutan secara daring. “Tholabul ‘ilmi faridhotun ‘alaa kulli muslimin yang artinya menuntut ilmu itu wajib bagi setiap kaum muslimin. Oleh karena itu para wisudawan hendaknya bersyukur karena menjadikan tempat kampus kita sebagai tempat terbaik dalam menuntut ilmu,” ujarnya. Lebih lanjut, ia juga berpesan agar wisuda hari ini tidak menjadi akhir dari menuntut ilmu. Wisudawan harus terus belajar untuk meningkatkan pengetahuan yang baru.

Asesmen Daring Prodi Pendidikan Biologi UM Palembang

Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) melaksanakan asesmen lapangan secara daring terhadap Prodi Pendidikan Biologi FKIP UM Palembang, Jumat-Sabtu (16-17/10). Tim Asesor BAN terdiri Prof. Dr. Djukri, M.S., Universitas Negeri Yogyakarta, dan Prof. Dr. Sri Puji Astuti Wahyuningsih, M.Si., Universitas Airlangga.

Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., selaku Rektor UM Palembang menyambut kedatangan para asesor. Lebih lanjut, Dr. Abid mengungkapkan meskipun hanya melalui daring, namun tidak akan mengurangi makna dari silahturahmi ini. Dijelaskan bahwa UM Palembang saat ini memiliki 7 fakultas dan satu program pascasarjana, dengan 33 program studi serta jumlah mahasiswa sekitar 11.000 mahasiswa. “Program studi Pendidikan Biologi merupakan salah satu program studi yang banyak diminati oleh mahasiswa. Sehingga banyak alumni dari program studi ini yang telah berkiprah tidak saja di Sumatera Selatan tetapi sudah menyebar di penjuru nusantara,” tambahnya.

Di akhir sambutan, Rektor UM Palembang berharap semoga kegiatan visitasi dalam rangka akreditasi Program Studi Pendidikan Biologi FKIP UM Palembang dapat memberikan gambaran kepada asesor tentang kondisi Prodi Pendidikan Biologi serta akhirnya akan mendapatkan hasil maksimal.

UM Palembang Lantik 28 Dokter Baru

Kamis (8/10), UM Palembang melantik 28 dokter baru FK UM Palembang. Pelantikan dilakukan oleh Dekan FK UM Palembang dr. Yanti Rosita, M.Kes. Pelantikan juga dihadiri Direktur RS BARI Palembang dr. Hj. Makkiani, S.H. MARS., dan Direktur RS Muhammadiyah Palembang dr. Pangestu Widodo, MARS.

Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M selaku Rektor UM Palembang mengucapkan selamat atas terlaksananya sumpah dokter TA 2020/2021. Dr. Abid memaparkan pengambilan Sumpah Dokter merupakan bentuk pernyataan diri dari lulusan prodi Kedokteran yang telah menyelesaikan dua proses pendidikan yaitu Pendidikan Sarjana Kedokteran dan Pendidikan Profesi. Dengan pengambilan sumpah tersebut seorang dokter baru berhak untuk mengabdikan diri kepada masyarakat dan bekerja sesuai dengan keprofesiannya. “Konsekuensi dari keahlian khusus dan ikrar sumpah tersebut pada gilirannya adalah pada tanggung jawab sosial yang harus dipegang teguh,” ujar Dr. Abid.

Pada kesempatan yang sama, Dr. Abid menjelaskan mengenai upaya pengembangan akademik telah dilakukan oleh FK. FK UM Palembang telah melengkapi sarana-prasarana pembelajaran, sistem pembelajaran menggunakan Problem Based Learning serta meningkatkan keilmuan staf dosen dengan menyekolahkan S-2, S-3, spesialisasi dan mengikuti seminar, pelatihan, atau workshop bagi staf dosen.

Sambut Maba, UMSB Tingkatkan Pelayanan

Dalam rangka menyambut kehadiran mahasiswa baru TA 2020/2021, Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) melakukan rekrutmen dosen dan karyawan untuk meningkatkan pelayanan kepada mahasiswa. Dijelaskan oleh Rektor UMSB Dr Riki Saputra, MA, jumlah formasi yang tersedia sebanyak 33 orang. “Sepuluh orang dosen dan 13 orang karyawan. Status dosen yang direkrut adalah Dosen Tetap UMSB, sedangkan karyawan berstatus kontrak,” paparnya.

Lebih lanjut, Dr Riki mengungkapkan persiapan lainnya berupa pendirian Pusat Pengembangan Bahasa. Nantinya, Pusat Bahasa ini dapat melayani sertifikasi kompetensi berbahasa seperti TOEFL dan TOAFL bagi mahasiswa UMSB. “Selain itu, Pusat Bahasa akan menyelenggarakan berbagai kursus dan latihan berbahasa seperti bahasa Inggris, bahasa Arab, dan bahasa lainnya,” ujar Rektor UMSB.

Kepala UPT Humas, Jasman Nazar, SH, MH, menyatakan per 5 September 2020, jumlah calon mahasiswa yang sudah mendaftar untuk TA 2020/2021 UMSB sebanyak 2.604.

Mahasiswi UM Surabaya, Gelar Kampanye Stop Kekerasan Seksual

Komunitas Wanita Muda Muhammadiyah Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya),menggelar kampanye Stop Kekerasan Seksual, berlangsung di Geudng At-Tauhid Tower UM Surabaya, senin (10/12/18).

Kegiatan ini, dilansir dari www.muhammadiyah.or.id juga sebagai wujud aksi keprihatinan atas terjadinya
kasus yang menimpa seorang mahasiswa yang beberapa waktu sempat viral, ketika ia melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di salah satu daerah Tertingal di Indonesia.

Koordinator acara tersebut, Arin Setyowati menyampaikan kasus tersebut telah menambah daftar kekerasan seksual pada lingkup kampus. Hal ini, tentu sangat memprihatinkan sehingga kami perlu melakukan aksi ini. (Dani Kurniawan)

UMM Diskusikan Tentang Persaingan Ekonomi Di Era Industri 4.0

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), mengadakan seminar tentang persaingan ekonomi kota di era industri 4.0, kamis (13/12/18) berlangsung kampus setempat.

Kegiatan ini, dilansir dari www.muhammadiyah.or.id menghadirkan narasumber Muhammad Chori, Kepala Badan Perencanaan Kota Batu, guna menyampaikan peran pemerintah dalam menyikapi dampak industri 4.0 pada perkembangan ekonomi perkotaan.

Warsono selaku ketua panitia, menyampaikan dalam menyikapi perkembangan industri 4.0 masyarakat harus menyiapkan kreatifitas dan mampu memetakan potensi di daerah masing-masing, serta dilakukan kolaborasi aktif antar pemerintah dan masyarakat. (Dani Kurniawan)

UNISA Gelar Training Service Excellent Guna Tingkatkan Reputasi Kampus

Universitas Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta menggelar training service excellent bagi garda depan (driver, security, cleaning service dan tim biro asset dan umum) kampus ini, minggu (9/12/18) berlangsung di kampus setempat.

Training ini, dikutip dari www.unisayogya.ac.id menghadirkan narasumber Sinta Maharani selaku kepala biro humas dan protokol UNISA yang diikuti 90 peserta.

Dalam kesempatan ini, Sinta Maharani menjelaskan tentang pedoman kerja dalam service excellent yang paling sederhana yaitu 3S (senyum, sapa, salam).‘’Biasakan memberikan pelayanan sesuai dengan harapan pelanggan atau bahkan melebihi harapan, misalnya salah satunya dengan keramahan dengan mengaplikasikan 3S,”ujarnya. (Dani Kurniawan)