Webinar Entrepreneurship Hadirkan Narasumber dari Unismuh Makassar

Webinar Entrepreneurship Hadirkan Narasumber dari Unismuh Makassar

Salah satu pimpinan Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh Makassar) menjadi narasumber pada kegiatan webinar entrepreneurship, Jumat (1/4) lalu. Muhammad Ikbal SPi MSi, Wakil Dekan III Fakultas Pertanian Unismuh Makassar hadir membawakan materi tentang ide bisnis. Tema yang ia bawakan yakni “Bagaimana Menjadikan Hobi sebagai Bisnis?” Kegiatan tersebut bertajuk “Sharing Session Entrepreneurship 2022″ yang terlaksana secara semivirtual. Pusat Kewirausahaan Taruna Politeknik KP Sorong menjadi penyelenggara kegiatan ini.

Muhammad Ikbal mengawali pemaparan materinya dengan menggarisbawahi bahaya budaya konsumtif. Sebab, masyarakat Indonesia memang saat ini ia nilai cukup konsumtif. “Padahal, orang dengan berbudaya konsumtif cenderung hanya memenuhi kebutuhannya dengan membeli barang saja. Mereka tidak pernah berpikir untuk membuat atau memproduksi barang tersebut,” ungkapnya sebagaimana terlansir dalam situs resmi Unismuh Makassar. Selain menjadi Wakil Dekan III, ia juga merupakan Master Mentor Program Akselerasi Digital bagi Pendamping UMKM (SIGAP UMKM).

Kemudian, ia menyarankan untuk mengubah budaya konsumtif menjadi budaya produktif. Ia juga menyambung bahwa perkembangan teknologi saat ini dapat berperan mengintegrasikan hal tersebut. “Perkembangan teknologi yang semakin pesat dan surplus informasi yang terbatas menjadi peluang untuk menciptakan ragam karya. Maka, kita bisa mengembangkan semangat berwirausaha melalui platform digital,” tutur Ikbal.

Selain Muhammad Ikbal, Kepala Puswira Politeknik KP Sorong, Dr Ismail MSi, juga hadir dengan materi design thinking. Plh Direktur Politeknik KP Sorong, Amir M Suruwaky MSi, membuka kegiatan tersebut.

Olahan Daun Nangka Tim KKN UMSIDA Menjadi Masker Wajah

Olahan Daun Nangka Tim KKN UMSIDA Menjadi Masker Wajah

UM Sidoarjo (UMSIDA) mengubah olahan daun nangka menjadi produk kecantikan masker wajah pada Senin (21/2) lalu. Inovasi ini mereka laksanakan di Desa Wunut, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo. Hal ini merupakan salah satu program kerja dari Tim Kuliah Kerja Nyata Pencerahan (KKN-P) Kelompok 23. Salah satu latar belakang pemilihan daun nangka karena di wilayah Desa Wunut banyak terdapat buah nangka. Akan tetapi, alasan lainnya adalah karena daun nangka jarang dimanfaatkan secara maksimal. Bahkan, hanya sedikit masyarakat di Desa Wunut yang bersedia mengolah daun nangka.

Putri Kartika Sari, Ketua Tim KKN-P Kelompok 23, mengatakan olahan daun nangka menjadi masker ini dapat berguna untuk perawatan kecantikan. “Manfaatnya banyak. Terutama, untuk menghilangkan jerawat dan bekasnya, jika masker ini terpakai secara rutin,” jelasnya. Daun nangka juga punya kandungan lain, seperti antioksidan dan antiinflamasi yang baik. Dampaknya dapat menangkal radikal bebas, memperbaiki jaringan yang rusak, dan meregenerasi dan mengangkat sel kulit mati pada wajah.

Masker daun nangka ini juga terpakai pada tiga mahasiswa KKN-P kelompok 23 yaitu Anissa Nurlaila, Rania, dan Faiqotus. Dengan berbagai kondisi wajah seperti berjerawat, sensitif, dan normal. Ketiganya juga bisa merasakan efek yang menyegarkan dari masker organik daun nangka tersebut. Anissa Nurlaila mengungkapkan, ia merasakan efek positif dari pemakaian masker tersebut. “Setelah pakai masker itu wajahku jadi lebih segar, tetapi untuk hasil yang maksimal pemakaian rutin,” ungkapnya.

Untuk menarik minat masyarakat, tim KKN-P kelompok 23 juga mengemas produk sebanyak 10 gram untuk setiap bungkus dan memberikan label pada kemasan masker. Sehingga produk memiliki kualitas yang baik dari segi kemasan. Produk masker ini juga disosialisasikan kepada ibu-ibu kader Desa Wunut pada Senin (28/2) lalu dipromosikan bersamaan dengan kegiatan Senam Kesehatan Jasmani (SKJ) di Desa Wunut pada Jumat (4/3).

UMG Gelar Vaksinasi Booster untuk Sivitas Akademika

UMG Gelar Vaksinasi Booster untuk Sivitas Akademika

Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) gelar vaksinasi booster pada Kamis (10/2) lalu. Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) UMG menyediakan sebanyak 850 dosis vaksin Astrazeneca. Rektor UMG, Dr Eko Budi Leksono ST MT membuka secara simbolis kegiatan ini di lapangan UMG. Ruang vaksinasi terpisah antara laki-laki dan perempuan untuk alasan kenyamanan. UMG juga menyediakan ruang observasi untuk memantau keadaan peserta vaksinasi setelah lima belas menit pascavaksinasi. Peserta wajib membawa fotokopi KK dan KTP.

“Pelaksanaan vaksinasi booster ini merupakan bentuk peran UMG dalam mendukung pemerintahan. Harapannya, dengan ini dapat tercipta herd immunity secara penuh,” ujar Dr Eko Budi Leksono dalam situs resmi UGM. Prioritas peserta vaksinasi booster adalah sivitas akademika UMG, keluarga besar karyawan, dan keluarga besar dosen. Dr Eko Budi Leksono sendiri adalah peserta pertama yang melaksanakan vaksinasi.

Dalam rangka menghadapi penyebaran Covid-19 varian Omicron, UMG juga melakukan berbagai langkah pencegahan. Misalnya, penyemprotan disinfektan secara periodik. UMG juga memonitor kondisi kesehatan sivitas akademika UMG.

Ketua MCCC UMG, Dr Ernawati, mengatakan bahwa pelaksanaan vaksinasi booster ini bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik. “Latar belakang pelaksanaan ini  juga karena tingginya minat masyarakat Gresik terhadap pelaksanaan vaksinasi booster,” demikian jelasnya.

Ada tiga alasan penting di sisi kesehatan mengenai pelaksanaan vaksinasi yang UMG gelar ini. Pertama, kecenderungan penurunan jumlah antibodi sejak enam bulan pascavaksinasi. Kedua, bentuk adaptasi masyarakat hidup di dunia pandemi. Ketiga, memenuhi hak untuk mengakses vaksin demi perlindungan diri dan komunitas.

UNMUHA Ajak STIMI Meulaboh Turut Serta dalam Kolaborasi

UNMUHA Ajak STIMI Meulaboh Turut Serta dalam Kolaborasi

Universitas Muhammadiyah Aceh (UNMUHA) melakukan penandatanganan kesepakatan dengan Sekolah Ilmu Manajemen Indonesia (STIMI) Meulaboh. Beberapa penandatanganan tersebut di antaranya adalah Memorandum of Understanding (MoU), Memorandum of Agreement (MoA), dan Implementation Arrangement (IA). Penandatanganan terlaksana di Ruang Rapat di Gedung Rektorat Lt 2 yang terletak di Jl Muhammadiyah, Batoh.

Pihak yang menandatangani adalah Kaprodi Akuntansi dengan Kaprodi STIMI Meulaboh. Kemudian, Kaprodi Manajemen dengan Kaprodi Manajemen STIMI Meulaboh. Selanjutnya Kaprodi Bisnis Digital dengan Kaprodi Manajemen STIMI Meulaboh. Terkahir, Kaprodi Kewirausahaan dan Kaprodi Manajemen STIMI Meulaboh. Penandatanganan terjadi pada Rabu (19/1) lalu.

Rektor UNMUHA Dr Aslam Nur MA mengucapkan terima kasih atas kedatangan ketua serta jajaran STIMI di kampus UNMUHA. “Di era ini perguruan tinggi tidak dapat berdiri sendiri, namun harus bekerja sama,” ujarnya. Kerja sama dan kolaborasi juga menjadi salah satu syarat untuk akreditasi dan penilaiaan peringkat oleh lembaga tertentu.

Ketua STIMI Melaboh Alisman SE Msi menyampaikan terima kasih atas sambutan serta kehangatan penerimaan rombongan kami. “Kerja sama ini bukan hanya sebatas menandatangani saja. Dalam MBKM, kerja sama ini mengangkat Indikator Kinerja Utama (IKU),” ujarnya. Ke depannya, STIMI Meulaboh juga berkeinginan kerja sama dengan UNMUHA dan sekaligus mengimplementasikannya dengan belajar lanjutan S2 di Ekonomi agar mahasiswa dari STIMI dapat terarahkan studi lanjutan mereka ke UNMUHA.

Dalam cara penandatangan tersebut hadir para Wakil Rektor, Dekan Ekonomi, Wakil Dekan I Fakultas Ekonomi, Kepala Biro, Kepala KUI dan Kerjasama, dan Ketua Program Studi di Lingkungan Fakultas Ekonomi.

Universitas 'Aisyiyah Surakarta Gelar Lokakarya Dorong Inovasi Mengajar

Universitas ‘Aisyiyah Surakarta Gelar Lokakarya Dorong Inovasi Mengajar

Universitas ‘Aisyiyah Surakarta menyelenggarakan lokakarya untuk menunjang kegiatan pembelajaran selama dua hari pada Selasa (28/12) dan Rabu (29/12) lalu. Lokakarya tersebut berjudul Workshop Implementasi Metode Pembelajaran Case Method dan Team Based Project dan Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif. Kegiatan ini menjadi bentuk interpretasi dari indikator kerja utama poin ketujuh program Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Tujuan dari lokakarya ini ialah meningkatkan pembelajaran dengan hasil output berkualitas dan unggul. Selain itu, universitas ini sendiri telah berkomitmen untuk menyelenggarakan pendidikan unggul dan berkemajuan.

Lokakarya ini mendatangkan pembicara yang berpengalaman di bidangnya. Di antaranya Drs Ahmad MPd PhD dan Lahan Adi P MKom. Keduanya merupakan narasumber dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Rektor Universitas ‘Aisyiyah Surakarta, Riyani Wulandari SKepNs MKep membuka kegiatan tersebut. Endah Sri Wahyuni, Ketua Pelaksana Kegiatan, berharap agar pelatihan ini membuat dosen mampu meningkatkan pembelajarannya. Misalnya, dengan menjadi lebih inovatif dan mengubah pembelajarannya, baik metode maupun media. “Hal ini akan membantu meningkatkan pemahaman mahasiswa atas suatu pembelajaran,” tambahnya dalam situs resmi Universitas ‘Aisyiyah Surakarta.

Kemudian, lokakarya ini tidak hanya menjadi wujud implementasi penyelenggaraan pembelajaran saja. Sebab, selain mendorong dosen-dosen agar inovatif dan kolaboratif, lokakarya ini juga mengusung semangat digitalisasi kampus. Sebab, digitalisasi kampus degan basis ilmu pengetahuan dan teknologi dapat menjadi alternatif bagi peningkatan pembelajaran.

Uji Sertifikasi Kompetensi Bidang Konstruksi Diikuti Mahasiswa UM Metro

Uji Sertifikasi Kompetensi Bidang Konstruksi Diikuti Mahasiswa UM Metro

Universitas Muhammadiyah Metro menyelenggarakan Uji Sertifikasi Kompetensi Bidang Konstruksi pada Kamis (9/9) lalu. Kegiatan ini terlaksana karena kerja sama dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah II Palembang. Peserta yang hadir pada kegiatan tersebut yakni mahasiswa Fakultas Teknik yang telah terseleksi sebanyak 50 orang. Kegiatan terselenggara secara offline dengan protokol kesehatan. Semua peserta, baik dosen, petugas, penguji, maupun yang terlibat lainnya telah melakukan tes agar memastikan bebas dari Covid-19.

Perwakilan Balai Jasa Konstruksi Wilayah II Palembang, Aulia. Selanjutnya Dekan Fakultas Teknik dan dosen-dosen Fakultas Teknik pun turut hadir. Rektor UM Metro, Drs H Jazim Ahmad MPd, membuka kegiatan tersebut. Ia menyampaikan pentingnya uji sertifikasi kompetensi untuk mengisi atau melengkapi Surat Keterangan Pendamping Ijazah. “Kegiatan ini menjadi wujud bahwa mahasiswa setelah lulus tidak hanya dapat ijazah saja. Melainkan juga mendapatkan SKPI melalui sertifikat uji kompetensi ini,” ujarnya dalam situs resmi UM Metro.

Selanjutnya, Dekan Fakultas Teknik, Kiemas Ridwan MT menyampaikan harapannya. Ia berharap agar kegiatan ini mendapatkan hasil sesuai dengan keinginan, yaitu semua peserta dinyatakan kompeten. “Semoga semua mahasiswa Fakultas Teknik UM Metro yang menjadi peserta Uji Kompetensi Bidang Kontruksi bisa mendapat hasil yang terbaik dan dinyatakan kompeten,” harapnya.

Kemudian, Kiemas Ridwan juga mengucapkan terima kasih atas bantuan dari seluruh dosen Fakultas Teknik yang pada kesempatan uji ini mencurahkan banyak pikiran dan tenaga, juga kepada semua staf dan pihak-pihak yang turut berperan dalam mensukseskan kegiatan ini. “Saya berterima kasih kepada sivitas akademika UM Metro yang telah mempersiapkan uji kompetensi ini sejak jauh-jauh hari. Pastinya, mereka telah mencurahkan waktu dan tenaga untuk kesuksesan uji sertifikasi kompetensi bidang konstruksi ini,” pungkasnya.

UMKM Expo UMY

UMKM EXPO UMY 2021, Bentuk Dukungan Kampus Pada Bisnis DIY

UMKM EXPO UMY 2021 jadi puncak kegiatan KKN yang dilaksanakan selama 4 hari mulai Sabtu (13/02) hingga Selasa (16/02). Acara yang diadakan secara virtual atau daring (dalam jaringan) ini melalui platform Zoom Meeting dan Live Streaming Youtube ini menghadirkan Dr. Gunawan Budiyanto, MP IPM., Rektor UMY, Drs. Teten Masduki, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, serta H. Herry Zudianto, SE., Akt., MM., Ketua Jaringan Saudagar Muhammadiyah, sebagai narasumber talkshow.

Menurut Dr. Aris Slamet Widodo, SP., M.Sc., Kepala Divisi KKN, Lembaga Penelitian, Publikasi, dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UMY, dalam acara pembukaan UMKM EXPO 2021, penyelenggaraan expo dengan tema Kreatifitas Lokal Menuju Pasar Global ini bertujuan untuk memberikan motivasi kepada para pelaku UMKM untuk meningkatkan kemampuan mulai dari pengemasan hingga pemasaran. “Harapan kami juga, dengan diadakannya expo ini dapat meningkatkan pemasaran karena dapat menjadi ajang promosi. Juga memperluas jaringan perdagangan karena diikuti oleh ratusan UMKM dari DIY dan Jawa Tengah. Expo ini merupakan tempat yang baik dan tepat untuk bersilaturahmi,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Rektor UMY, Dr. Gunawan Budiyanto, MP., IPM dalam sambutannya mengungkapkan bahwa para pelaku UMKM ini merupakan pejuang ekonomi bahkan pada kondisi terburuk seperti pada tahun 1998 lalu saat terjadi krisis moneter. “Tangan dingin para mahasiswa UMY yang terus bergerak untuk melakukan pengabdian di tengah pandemi, merupakan sebuah hal yang membanggakan. Dan, mari bersama-sama kita membuktikan kepada bangsa ini bahwa para pejuang UMKM dapat memberikan sesuatu yang membanggakan bagi bangsa,” imbuh Gunawan.

Sumber : Humas UMY

Webinar Edukasi Peduli Lahan Gambut

Jumat (16/10), UM Pontianak dan Badan Restorasi Gambut (BRG) melakukan Webinar Program Edukasi dan Pemberdayaan Masyarakat Muhammadiyah Peduli Gambut. Hadir sebagai moderator M.Hermayani Putera, SIP dari Majelis Lingkungan Hidup (MLH) PW Muhammadiyah Kalbar didampingi Eka Indah Raharjo, M.Si. Webinar menghadirkan narasumber Dr. Ir. Suwignya Utama, MBA dari Kapokja Edukasi & Sosialisasi BRG RI, Dr. Ir. Gatot Supangkat, MP., IPM,. dari Majelis Lingkungan Hidup PP Muhammadiyah, dan Denie Amiruddin, S.H., M.Hum Dosen Fakultas Hukum UM Pontianak. Acara juga didukung LPPI Universitas Muhammadiyah Pontianak Fenni Supriadi, S.E., M.M sebagai penyelenggara perangkat dan media online.

Kegiatan dibuka oleh Prof. Dr. Ir. Muhjidin Mawardi. M.Eng selaku ketua MLH PP Muhammadiyah. Prof Mujihidin berharap tema – tema yang disampaikan sesuai dengan kondisi fisik gambut yang ada di Kalimantan Barat sehingga program atau kegiatan yang akan dilaksanakan benar – benar dapat bermanfaat. Sementara itu, Deputi ESPK BRG, Dr. Myrna A Safitri dalam sambutannya menyampaikan perlunya sebuah pemikiran yang lebih terintegrasi. “Karena itu kegiatan restorasi gambut perlu ditempatkan dalam sebuah pendekatan landscape secara utuh yang diusahakan dapat mendudukkan semua pihak yang ada di dalam kesatuan hidrologis gambut tertentu untuk bisa membangun kesepahaman dan kesepakatan tentang cara kerja bersama untuk melindungi Ekosistem Gambut,” tambahnya.

Membawakan presentasi berjudul Membangun Perilaku Bertani Ramah Lingkungan melalui Sekolah Lapangan Petani Gambut , Dr Suwigna menjelaskan mengenai pengolahan lahan tanpa bakar agar para petani melakukan tradisi tanpa melakukan pembakaran lahan namun tetap mendapatkan hasil yang diharapkan. Sedangkan narasumber Denie Amiruddin menjelaskan perlunya membangun komunitas paralegal peduli gambut berbasis komunitas yang  sistematis. “Tentu saja dengan standar baku sehingga memiliki kompetensi dan kemampuan yang sama dalam hal melakukan edukasi, sosialisasi, dan advokasi,” ujarnya.

Wisuda XXXV Daring-Luring Umsida

Sabtu (17/10), Umsida menggelar wisuda luring dan daring di Gedung Auditorium. Wisuda XXXV meluluskan 261 mahasiswa terdiri dari 79 mahasiswa dari Fakultas Saintek, 156 mahasiswa Fakultas Bisnis, Hukum, dan Ilmu Sosial, 24 mahasiswa Fakultas Psikologi dan Ilmu Pendidikan, dan 4 mahasiswa Fakultas Kesehatan. Keputusan menggunakan metode daring dan luring membuat Umsida menggandeng Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC). Pelaksanakan pun dilakukan dengan ketat, mulai dari pengecekan suhu, penggunaan masker dan face shield, hingga larangan bagi wisudawan untuk berkerumun atau foto bersama.

Dr Hidayatullah MSi selaku Rektor Umsida menyampaikan harapan kepada para wisudawan semoga ilmu yang didapat dapat menjadi bekal di kehidupan yang akan datan dan bermanfaat bagi bangsa dan negara.

Sekeretaris Majelis Diktlitbang PPM Muhammad Sayuti PhD memberikan sambutan secara daring. “Tholabul ‘ilmi faridhotun ‘alaa kulli muslimin yang artinya menuntut ilmu itu wajib bagi setiap kaum muslimin. Oleh karena itu para wisudawan hendaknya bersyukur karena menjadikan tempat kampus kita sebagai tempat terbaik dalam menuntut ilmu,” ujarnya. Lebih lanjut, ia juga berpesan agar wisuda hari ini tidak menjadi akhir dari menuntut ilmu. Wisudawan harus terus belajar untuk meningkatkan pengetahuan yang baru.

Asesmen Daring Prodi Pendidikan Biologi UM Palembang

Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) melaksanakan asesmen lapangan secara daring terhadap Prodi Pendidikan Biologi FKIP UM Palembang, Jumat-Sabtu (16-17/10). Tim Asesor BAN terdiri Prof. Dr. Djukri, M.S., Universitas Negeri Yogyakarta, dan Prof. Dr. Sri Puji Astuti Wahyuningsih, M.Si., Universitas Airlangga.

Dr. Abid Djazuli, S.E., M.M., selaku Rektor UM Palembang menyambut kedatangan para asesor. Lebih lanjut, Dr. Abid mengungkapkan meskipun hanya melalui daring, namun tidak akan mengurangi makna dari silahturahmi ini. Dijelaskan bahwa UM Palembang saat ini memiliki 7 fakultas dan satu program pascasarjana, dengan 33 program studi serta jumlah mahasiswa sekitar 11.000 mahasiswa. “Program studi Pendidikan Biologi merupakan salah satu program studi yang banyak diminati oleh mahasiswa. Sehingga banyak alumni dari program studi ini yang telah berkiprah tidak saja di Sumatera Selatan tetapi sudah menyebar di penjuru nusantara,” tambahnya.

Di akhir sambutan, Rektor UM Palembang berharap semoga kegiatan visitasi dalam rangka akreditasi Program Studi Pendidikan Biologi FKIP UM Palembang dapat memberikan gambaran kepada asesor tentang kondisi Prodi Pendidikan Biologi serta akhirnya akan mendapatkan hasil maksimal.