Selenggarakan Sekolah Darurat, SARMMI Selamatkan Pendidikan Anak Korban Gempa Pasaman

Bekerja sama dengan TNI AL Teluk Bayur Padang, relawan SAR Mapala Muhammadiyah Indonesia (SARMMI) menyelenggarakan kegiatan belajar darurat untuk anak-anak korban gempa Pasaman Sumatera Barat.

Relawan SARMMI yang terlibat di kegiatan ini adalah empat anggota Mapala Universitas
Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) yakni Amelia Putri Suktan, Junita Tiara, Maisri Yesa Putri, Juni Lestari. Serta Muhatir dari Mapala Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI).

Diterangkan oleh Amelia, gempa menyebabkan sekolah formal diliburkan. Sementara semangat belajar siswa perlu dijaga. Pendidikan harus diselamatkan lantaran itulah relawan menyelenggarakan sekolah darurat. “Yang mengikuti sekolah darurat sebanyak 50 siswa SD dan SMP. Mereka adalah anak-anak yang menjadi korban gempa Pasaman,” terang Amelia (08/03).

Selenggarakan Sekolah Darurat, SARMMI Selamatkan Pendidikan Anak Korban Gempa Pasaman

Sekolah darurat diselenggarakan di halaman SD Negeri 2 Kecamatan Talamau Pasaman Barat. Juga di camp pengungsian yang terletak di tengah perkebunan sawit di Desa Lubuk Panjang Jorong Kampung Alang Nagari Kajai Pasaman Barat. Di kebun sawit ini pula Posko Kemanusiaan SARMMI
berada.

“Materi pelajaran sekolah darurat yang kami berikan muatannya yang ringan-ringan, serta ditambah dengan beberapa permainan edukasi yang menyenangkan,” tambah Amelia. Pelajaran ringan dan fun game jelas Amelia, sengaja digabungkan karena sekolah darurat juga berfungsi sebagai pendampingan psikososial untuk anak-anak yang merupakan kelompok rentan pada bencana alam. []SARMMI/Diktilitbang

Selenggarakan Sekolah Darurat, SARMMI Selamatkan Pendidikan Anak Korban Gempa Pasaman

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.