Mahasiswa Agroteknologi UM Gresik Gelar Bakti Tani

Mahasiswa Agroteknologi UM Gresik Gelar Bakti Tani

Himpunan Mahasiswa Agroteknologi UM Gresik menyelenggarakan kegiatan Bakti Tani pada Sabtu (5/3) lalu. Kegiatan ini bertema “Peduli Lingkungan, Hijaukan Alam”. Kegiatan terselenggara selama dua hari. Lokasi penyelenggaraan kegiatan tersebut di Desa Babatan, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik. Pembukaan kegiatan ini yakni mengajak anak-anak TK Desa Babatan untuk menanam tanaman hias dan lomba mewarnai. Bu Yayuk, Kepala Sekolah TK Desa Babatan sangat mengapresiasi kegiatan tersebut.

“Adanya lomba mewarnai sangat bermanfaat sekali bagi anak-anak usia dini. Sebab, ini dapat melatih dan melenturkan jari-jari anak-anak dalam mewarnai. Kegiatan menanam tanaman hias di halaman sekolah juga merupakan kegiatan yang sangat bagus karena dapat memberikan edukasi. Anak-anak TK jadinya dapat menumbuhkan sikap peduli lingkungan dan hijaukan alam,” ujarnya dalam situs resmi UMG.

Simbolisasi penanaman bibit kelengkeng dan sosialisasi mengenai budidaya pisang cavendish terlaksana pada tanggal Senin (7/3) di Desa Babatan. Sekretaris desa Babatan Tisno, menuturkan para petani di sini masih membutuhkan wawasan dan penyuluhan. “Saya pribadi sangat senang sekali dengan kehadiran mahasiswa Agroteknologi. Kegiatan ini sangat membantu di sektor pertanian di Desa Babatan. Tidak hanya melakukan penanaman bibit tanaman kelengkeng saja, melainkan mereka bisa merawatnya dengan baik agar mendapatkan hasil yang optimal,” tutur beliau. Kepala Dusun Babatan Toni Istiawan, juga berharap agara ke depannya UMG bisa terus membantu dalam hal edukasi masyarakat.

Syadat, Ketua pelaksana Bakti Tani menuturkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan terkait teknik cara budidaya pisang cavendish. Selanjutnya, Yoga selaku Ketua Himagrotek UMG, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan Bakti Tani ini.

UMG Gelar Vaksinasi Booster untuk Sivitas Akademika

UMG Gelar Vaksinasi Booster untuk Sivitas Akademika

Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) gelar vaksinasi booster pada Kamis (10/2) lalu. Muhammadiyah Covid-19 Command Center (MCCC) UMG menyediakan sebanyak 850 dosis vaksin Astrazeneca. Rektor UMG, Dr Eko Budi Leksono ST MT membuka secara simbolis kegiatan ini di lapangan UMG. Ruang vaksinasi terpisah antara laki-laki dan perempuan untuk alasan kenyamanan. UMG juga menyediakan ruang observasi untuk memantau keadaan peserta vaksinasi setelah lima belas menit pascavaksinasi. Peserta wajib membawa fotokopi KK dan KTP.

“Pelaksanaan vaksinasi booster ini merupakan bentuk peran UMG dalam mendukung pemerintahan. Harapannya, dengan ini dapat tercipta herd immunity secara penuh,” ujar Dr Eko Budi Leksono dalam situs resmi UGM. Prioritas peserta vaksinasi booster adalah sivitas akademika UMG, keluarga besar karyawan, dan keluarga besar dosen. Dr Eko Budi Leksono sendiri adalah peserta pertama yang melaksanakan vaksinasi.

Dalam rangka menghadapi penyebaran Covid-19 varian Omicron, UMG juga melakukan berbagai langkah pencegahan. Misalnya, penyemprotan disinfektan secara periodik. UMG juga memonitor kondisi kesehatan sivitas akademika UMG.

Ketua MCCC UMG, Dr Ernawati, mengatakan bahwa pelaksanaan vaksinasi booster ini bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik. “Latar belakang pelaksanaan ini  juga karena tingginya minat masyarakat Gresik terhadap pelaksanaan vaksinasi booster,” demikian jelasnya.

Ada tiga alasan penting di sisi kesehatan mengenai pelaksanaan vaksinasi yang UMG gelar ini. Pertama, kecenderungan penurunan jumlah antibodi sejak enam bulan pascavaksinasi. Kedua, bentuk adaptasi masyarakat hidup di dunia pandemi. Ketiga, memenuhi hak untuk mengakses vaksin demi perlindungan diri dan komunitas.

UM Gresik Adakan Lokakarya Sinergikan Antar-Ormawa

UM Gresik Adakan Lokakarya Sinergikan Antar-Ormawa

Biro Admisi dan Humas UM Gresik menggelar workshop Managing Social Media” bersama dengan Divisi Kehumasan HMJ, UKM, BEM, DPM, dan IMM di Hall Sang Pencerah Lt 8. Hadir dalam workshop ini Wakil Rektor III UMG, Suwarno SE MSi; Kepala Biro Admisi dan Humas, Abdurrahman Faris Indriya SE MSM; Kepala Bagian Minat Bakat dan Ormawa, Hidayat ST MT; dan Kepala Bagian Humas, Dwi Faqihatus Sy Has MEpid sebagai pengarah teknis. Zainal Arifin, Founder Mata Digital Indonesia sekaligus anggota Majelis Pustaka dan Informasi PDM Gresik menjadi pemateri dalam workshop ini. 

Abdurrahman Faris mengatakan dalam sambutannya bahwa peran Divisi Humas Ormawa sangat penting. Salah satunya, yakni dalam mengintegrasikan informasi dalam Prodi dan UKM untuk dibagikan ke dalam sosial media UM Gresik. “Tujuannya adalah tersebarnya informasi yang relevan dan terkini. Ke depannya, akan lebih baik apabila ada keseragaman template di tiap postingan ormawa,” tambahnya. Suwarno menambahkan bahwa hal itu akan menjadi salah satu poin penting dalam mewujudkan sinergitas antara Humas Ormawa dengan Humas UMG.

Kemudian, Zainal Arifin mengatakan bahwa inti dari managing social media adalah istiqomah, perencanaan yang matang, adanya timeline atau editorial plan, melakukan riset, dan mengunggah konten yang relevan. “Selain pengetahuan soal manajemen media sosial, hal yang penting lainnya adalah sikap bermedia sosial yang baik dan mendapatkan banyak subscriber atau followers,” tutupnya pada Senin (27/12) lalu. 

Seminar Internasional UM Gresik Diskusikan Isu Sosial Kesehatan

Seminar Internasional UM Gresik Diskusikan Isu Sosial Kesehatan

Universitas Muhammadiyah Gresik bersama Loei Primary Educational Service Area Office 2, Thailand menyelenggarakan seminar internasional pada Selasa (30/11) lalu. Seminar tersebut bertajuk Seminar Internasional 1st UMGCINMATIC Rethinking Education During Covid-19 Era: Challenges and Innovations. Kegiatan terselenggara secara daring melalui Zoom Meeting. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga melibatkan ahli serta akademisi lintas negara. Di antaranya Amerika Serikat, Filipina, Thailand, dan Indonesia.

Seminar ini menjadi rangkaian kegiatan dari Seminar Internasional UMG yang terlaksana setiap tahunnya. Pada tahun ini, UMG berfokus pada ilmu sosial kesehatan, pendidikan, dan ekonomi. Dr Eko Budi Leksono, Rektor UMG mengawali seminar internasional kali ini. Ia mengawali kegiatan bersama Mr Prasit Kamking, Direktur LPESAO2, Thailand. Kemudian membersamai pula Dr Thira Bhawangkanantha, Senior Advisor di Networking System and Participations Development (OBEC), Kementrian Pendidikan, Thailand.

Pengisi seminar adalah, pertama, Widens Pierre, Pengajar ESL dan Trainer AECS Business Acceleration Program, Amerika Serikat. Kedua, Dr Wanida Simpol, supervise LPESAO2, Tahiland. Ketiga, Dr Jeffry Ocay, pengajar Eastern Visayas States University, Filipina. Keempat, Dr Yudhi Arifani MPd dan Dr Tumirin MSi, dosen UMG. Seminar tersebut juga menjadi kesempatan bagi para peserta untuk menyampaikan presentasi yang telah disiapkan. Selanjutnya, sebagaimana tercantum dalam situs resmi UMG, di akhir kegiatan akan ada pengumuman best presenter masing-masing Room.

Pengajian Milad Muhammadiyah UM Gresik

Pengajian Milad Muhammadiyah UM Gresik

Universitas Muhammadiyah Gresik menggelar Pengajian Milad Muhammadiyah 109 dengan tema “Arah Kompas Muhammadiyah Untuk Mendukung Indonesia Emas” pada Kamis (18/11). Prof Dr H Anwar Abbas MM MAg, Pimpinan Pusat MuhammadiyahPimpinan Daerah Muhammadiyah Gresik (PDM), Pimpinan Daerah Aisyiah Gresik, hadir. Tidak hanya itu, Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Gresik, Ketua IMM Cabang Gresik, serta jajaran pimpinan dan seluruh sivitas akademik UMG pun turut hadir.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Gresik, Dr Taufiqullah A Ahmady MPdI menyampaikan beberspa poin. Di antaranya bahwa hendaknya kita semua menggelorakan rasa optimisme dalam menanggulangi Covid-19 dan tetap menebar nilai-nilai utama. Beliau mengharapkan agar warga Muhammadiyah bisa memaknai dan menghayati setiap makna yang terkadung dalam tema Milad Muhammadiyah 109 kali ini.

Rektor Universitas Muhammadiyah Gresik, Dr Eko Budi Leksono MT  menyampaikan dalam pengajian tentang arah kompas Muhammadiyah mendukung Indonesia Emas. Prof Dr H Anwar Abbas MM MAg, Pengurus Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jendral MUI Pusat, dalam tausyiahnya Buya Anwar Abbas menghimbau satu hal. Yakni, kepada seluruh umat Islam khususnya warga Muhamammadiyah memupuk rasa persatuan, kebersamaan dan kesatuan. Karena banyak sekali golongan yang memecah belah persatuan umat Islam bahkan tidak hanya terjadi di Indonesia tapi juga di luar Indonesia. Pada akhir tausiyah, beliau menuturkan sebagai Umat Islam harusnya bisa memacu diri kita di dalam bidang Iptek dan Ekonomi.

Pameran Hasil KKN UM Gresik

Pameran Hasil KKN UM Gresik

Universitas Muhammadiyah Gresik mengadakan Pameran Hasil Kuliah Kerja Nyata (KKN) pada Jumat (8/10) s.d. Sabtu (9/10) lalu. Selasar Gedung Teknik UMG menjadi lokasi pameran tersebut. Penyelenggara kegiatan adalah Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM) UMG, khususnya Bagian Inovasi dan Inkubasi. Dalam pameran tersebut, sebanyak 24 kelompok KKN dengan 10 di antaranya stand KKN Reguler, 9 stand KKN Tematik, 1 stand KKN Internasional (Taiwan), 1 stand KKN Magang Kerja, dan 2 stand MBKM. Seluruh prodi di lingkungan UMG mengikuti program KKN selama 40 hari (untuk KKN Reguler) dan 2 bulan (untuk KKN Tematik).

Ketua Panitia Program KKN Semester Genap UMG, Nur Cayhadi SST MM, mahasiswa mendapat kebebasan untuk menentukan prioritas masalah hingga merancang pemecahan masalah di daerah KKN mereka. “Contohnya, Kecamatan Cerme dengan hasil panen bandeng melimpah memiliki masalah penurunan harga jual bandeng. Jadi mahasiswa berinisiatif mengolah kembali bandeng menjadi produk inovasi,” tuturnya. Ia melanjutkan, ada salah satu produk inovasi pangan untuk ibu-ibu PKK dan Karang Taruna.

Mahasiswa Prodi Perikanan yang melakukan KKN Magang Kerja membuat produk inovasi Keramba Kerang Hijau yang bersifat multiyears. Produk ini membantu masyarakat di Desa Banyuurip Ujungpangkah untuk budidaya kerang hijau. Panitia memberikan reward untuk lima stand terbaik dengan beberapa kriteria. Kriteria di antaranya kesesuaian tema, kebersihan, inovasi produk, dan keberlanjutan program.

Nur Cayhadi berharap agar pameran hasil KKN ini dapat terus berlanjut hingga tahun yang akan datang. “Dan semoga yang dilakukan oleh mahasiswa dapat memiliki kontribusi pada masyarakat dan berdampak positif,” tutupnya dalam situs resmi UMG.

UM Gresik Ikuti Program Permata-SAKTI Kemdikbud

Sebanyak 26 mahasiswa UM Gresik mengikuti Program Pertukaran Mahasiswa Tanah Air Nusantara-Sistem Alih Kredit dengan Teknologi Informasi (Permata-SAKTI) Kemdikbud 2020. Program ini merupakan salah satu upaya mendukung Kampus Merdeka khususnya hak untuk belajar di luar program studi dan perguruan tinggi. Nantinya, 26 mahasiswa ini akan mengikuti perkuliahan daring di 18 perguruan tinggi Indonesia selama satu semeseter dengan sistem transfer kredit.

Prof. Dr. Ir. Setyo Budi, M.S., selaku Rektor UM Gresik menyampaikan apresiasi dan harapannya terhadap program ini.  “Saya berharap seluruh mahasiswa yang mengikuti program Permata-SAKTI ini mampu bersungguh-sungguh mengikuti setiap pembelajaran, memanfaatkan, dan mendalami ilmu yang ada, serta dapat memperluas wawasan serta jaringan,” jelasnya.

Sementara itu UM Gresik menerima 24 mahasiswa inbound. Mahasiswa ini berasal dari Universitas Muhammadiyah Sorong (6 mahasiswa), Universitas Almuslim Aceh (5 mahasiswa), Universitas Muhammadiyah Kendari (1 mahasiswa), Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon (4 mahasiswa), dan Universitas Bina Insani Bekasi (8 mahasiswa).

Kades Banjarsari Bantu Camaba Bidikmisi UMG

“Ini merupakan salah satu bentuk kepedulian desa terhadap warganya yang kurang mampu. Dan saya lihat anak ini memiliki niat yang kuat untuk melanjutkan kuliah,” ujar Kepala Desa Banjarsari Kecamatan Cerme Kabupaten Gresik, Agus Suwondo, S.E., ketika ditemui di kantornya di Balai Desa Banjarsari. Kepala Desa Banjarsari tersebut membantu calon mahasiswa baru program studi Agroteknologi penerima beasiswa bidikmisi Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG), Muchammad Chilmi Fikri. Bantuan ini dalam bentuk biaya daftar ulang yang wajib dibayar di awal pendaftaran.

Lebih lanjut Suwondo mengungkapkan bahwa pihak desa akan berusaha membantu masyarakatnya yang kesulitan dalam bidang pendidikan. “Semoga ini menjadi motivasi bagi siswa-siswa lain utamanya di Desa Banjarsari,” tutur Wondo.

Abdurrahman Faris, S.E. M.SM. CPHRM., Kepala Biro P2MB & Humas Universitas Muhammadiyah Gresik, menyambut baik bantuan tersebut. Dirinya berharap nantinya akan lebih banyak pihak pemerintah daerah yang peduli terutama dalam hal pendidikan warganya. “Semoga ke depannya kami bisa menjalin kerja sama dengan Desa Banjarsari maupun desa-desa lainnya terkait kelanjutan studi para generasi muda,” pungkasnya.

FKIP UMG Gelar Yudisium Online

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Gresik (FKIP UMG) adakan kegiatan yudisium bagi secara daring, Kamis (27/8).

Bertemakan “Lawan Pandemi dengan Prestasi” Sebanyak 79 calon wisudawan bergelar Sarjana Pendidikan dari tiga program studi yakni prodi Pendidikan Matematika, prodi Pendidikan Bahasa Inggris dan prodi Pendidikan Guru SD (PGSD).

Dekan FKIP UMG, Dr. Sri Uchtiawati, M.Si., mengatakan bahwa kegiatan yudisium ini diikuti oleh calon wisudawan dari rumah mereka sendiri. “Kami hanya mengundang Bapak/Ibu Kaprodi beserta perwakilan dari masing-masing prodi untuk menghadiri kegiatan di Auditorium kampus, namun yang lain mengikuti prosesi melalui Zoom dari rumah masing-masing,” terang Dekan yang akrab disapa Tutik itu.

UMG Antisipasi Penyebaran COVID-19

Kasus positif COVID-19 di Indonesia mengalami eskalasi. Hal ini meningkatkan kewaspadaan Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) untuk mencegah penyebaran virus ini. Salah satu wujud usaha tersebut ialah dengan melakukan pengecekan suhu badan bagi seluruh sivitas UMG sebelum memasuki area kampus. UMG menyiapkan ruang isolasi apabila ditemukan sivitas yang suhu badannya mencapai di atas 38 derajat. dr.Abdur Rivai, M.Kes Dekan Fakultas Kesehatan UMG, memaparkan bahwa UMG akan bekerjasama dengan RSUD Ibnu Sina Gresik untuk teknis antisipasi dan penaggulangan virus Corona. “Kita akan antisipasi serta koordinasi dengan RSUD Ibnu Sinas untuk seperti apa teknisnya. Apalagi di kampus tidak hanya sivitas yang datang, tapi juga masyarakat umum yang memang ada kepentingan di UMG,” ujar dr. Rivai.

UMG juga segera membentuk Tim Khusus Penanganan COVID-19. Tim yang diketuai oleh Ernawati, M.Kes, Dosen Fakultas Kesehatan, ini telah melakukan beberapa usaha yang diharapkan dapat membantu sivitas UMG dalam menghadapi situasi darurat Corona. Salah satu usaha tersebut ialah membuat hand wash yang menggunakan bahan aktif antiviral dan antibacterial. “Mengingat sulitnya mendapat hand sanitizer di pasaran, kami berusaha membuat hand wash sendiri yang nantinya akan dibagikan untuk seluruh civitas UMG,” ujar Ernawati. Tim Khusus Penanganan Covid-19 UMG juga akan menjadwalkan program penyemprotan desinfektan di semua spot Kampus 1 dan Kampus 2 UMG.

Selain itu, para mahasiswa pun turut andil dalam pencegahan penyebaran virus tersebut. Himpunan Mahasiswa Teknik Perkapalan (Himatekpal) UMG mengatur posisi dalam lift dengan menempelkan arah di lantai lift. Hal ini untuk mengantisipasi kemungkinan orang untuk berdesakan di dalam lift. Adanya tanda tersebut membuat jumlah orang yang akan masuk ke lift dibatasi serta diatur tempat berdirinya sehingga masing-masing orang tidak akan berhadapan satu sama lain. Rekan Himatekpal juga membuka Layanan Mitigasi & Semprot Desinfectant (COVID-19) untuk masyarakat umum di Area Gresik dan sekitar. Dijelaskan bahwa khusus untuk rumah ibadah tidak akan dipungut biaya.