Mahasiswa Perikanan UMMI Adakan Program Pemberdayaan Desa

Mahasiswa Perikanan UMMI Adakan Program Pemberdayaan Desa

Mahasiswa Perikanan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) mengadakan PHP2D pada Sabtu (29/1) lalu. PHP2D adalah Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa. Kegiatan PHP2D mengusung tema “Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat” dengan mina padi ikan koi di Desa Nyalindung. Lokasi persisnya yakni di Kp Pasir Geude Rt 03/Rw 10, Desa Nyalindung, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi.

Fajar Firdaus, Ketua Pelaksana PHP2D UMMI, mengatakan bahwa opening ceremony telah terlaksana berupa penebaran bibit ikan koi. “Harapannya, ini dapat menjadi langkah awal dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” harapnya dalam situs resmi UMMI. Kemudian, Ketua Pemuda KP Pasir Gede yang akrab dengan nama Kang Epul, menyatakan sepakat dengan harapan yang telah Fajar Firdaus sampaikan.

Selanjutnya, salah satu tokoh masyarakat, Kang Dedi, mengatakan bahwa kegiatan ini juga menjadi ajang terjalinnya kerja sama yang baik antara mahasiswa dengan masyarakat. Ia mengatakan bahwa kegiatan ini dapat menjadi awal mula komunikasi demi kelancaran kegiatan mina padi nantinya.

Kepala Desa Nyalindung, Bapak Ujang, mengatakan bahwa selama ini Desa Nyalindung telah menerima banyak program pemberdayaan masyarakat. Akan tetapi, program-program yang sebelumnya terlaksana dengan belum maksimal. Sementara itu, kegiatan para mahasiswa Prodi Perikanan UMMI ini memiliki tahapan-tahapan yang panjang berbeda dengan program sebelumnya. “Jadi, harapannya kegiatan ini dapat terlaksana secara maksimal, berkelanjutan, dan berhasil menjadi cikal-bakal percontohan dan dapat dikembangkan di seluruh desa,” ujarnya.

Apresiasi UM Sukabumi bagi Mahasiswa dan Dosen Berprestasi

Apresiasi UM Sukabumi bagi Mahasiswa dan Dosen Berprestasi

Universitas Muhammadiyah Sukabumi menutup tahun 2021 dengan memberikan apresiasi bagi mahasiswa dan dosen berprestasi, Kamis (30/12) lalu. Apresiasi tersebut berupa pemberian uang saku dan beasiswa langsung oleh Dr Sakti Alamsyah MPd, Rektor UMMI. Kegiatan bertempat di aula Kampus UMMI, Jl R Syamsudin SH No 50 Cikole, Sukabumi.

Kegiatan ini bertujuan untuk memicu semangat mahasiswa agar terus mencetak prestasi, baik akademik maupun nonakademik. Hal tersebut terucapkan oleh Dr Sakti Alamsyah. “Sekaligus juga, untuk menjadi bentuk apresiasi kepada mahasiswa yang sudah mengharumkan nama UMMI,” tambahnya. Hal itu ia sampaikan dalam Radar Sukabumi.

Total penghargaan yang UMMI berikan kepada mahasiswa dan dosen berprestasi tersebut sejumlah Rp25 juta. Besaran tersebut mencakup uang saku dan beasiswa yang terbagi berdasarkan tingkatan juara dan perolehan medali. “Ini berdasarkan capaian prestasi-prestasi selama satu tahun terakhir,” ujar Dr Sakti. Jumlahnya meningkat daripada sebelumnya.

Ia meyakini bahwa prestasi itu tidak datang begitu saja, melainkan melalui sebuah proses. Di antaranya adalah, pertama, program-program teratur dari organisasi yang bersangkutan. Oleh karena itu UMMI memberi dukungan sepenuhnya pada kegiatan-kegiatan tersebut. Kedua, adalah sarana dan prasarana untuk meningkatkan keahlian di bidang masing-masing. Dr Sakti mengatakan bahwa kampus hendaknya berkewajiban menyiapkan sarana dan prasarana itu. “Tadi saya sudah sampaikan kepada mahasiswa mengenai sarana yang dibutuhkan kalau memang itu sangat dibutuhkan sangat mendesak minta segera kepada ke universitas nanti akan kami fasilitasi,” ucapnya.

UMMI Bekerja Sama dengan PP Muhammadiyah Bahas Islam Moderasi

UMMI Bekerja Sama dengan PP Muhammadiyah Bahas Islam Moderasi

Universitas Muhammadiyah Sukabumi (Ummi) menyelenggarakan Seminar Nasional “Moderasi Islam Berkemajuan dalam Bingkai Indonesia” bekerja sama dengan Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada Rabu (15/12) lalu. Wakil Ketua PWM Jawa Barat, Ketua PDM Sukabumi, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kabupaten Cianjur beserta jajaran hadir dalam kegiatan ini. Tidak ketinggalan, sivitas akademika Ummi pun turut hadir.

Rektor Ummi, Dr Sakti Alamsyah MPd, berharap dalam sambutannya agar seminar ini mampu menghasilkan rumusan-rumusan masalah. Sekaligus, penyelesaian atas persoalan-persoalan tersebut. “Sebab, permasalahan di tengah masyarakat hendaknya menjadi keresahan kita bersama,” tegasnya.

Sebanyak tiga narasumber mengisi Semnas. Di antaranya, pertama, Risal Fadillah SH, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Jawa Barat. Kedua, Dr Dadang Syarifudin MA, Ketua Pimpinan Wilayah Jawa Barat. Ketiga, Yana Fajar Basori MSi, dosen Fakultas Ilmu Administrasi dan Humaniora Ummi. Dr R Deni Danial MM, dosen Fakultas Ilmu Administrasi dan Humaniora Ummi.

“Di sini kita akan membicarakan suatu yang sangat strategis. Sebenarnya bagi Muhammadiyah, isu yang bukanlah isu yang baru, sebab pada dasarnya kita tidak mengikuti Barat dan kita tidak mengikuti Timur. Kita mengkuti Nabi Muhammad Saw,” ujar dalam pidato pembukanya Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr Dadang Kahmad.

Dilansir oleh situs resmi Ummi, Risal Fadhillah mengatakan bahwa Islam moderasi adalah Islam yang lazim, pemahaman mudah, nyaman, menenangkan, maslahat, dan universal. “Memahami moderasi berarti sekuler. Agama yang bisa kita lakukan pemilahan antara urusan agama dan nonagama,” ujarnya.

UMMI Tempati Posisi ke-2 PTS Terbaik di PIMNAS

UMMI Tempati Posisi ke-2 PTS Terbaik di PIMNAS

Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-34 di Universitas Sumatera Utara (USU) telah selesai terlaksana. Pengumuman hasil PIMNAS tersiar pada Jumat (29/10) lalu melalui tiga kanal YouTube secara langsung. Hasilnya, Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) menjadi perguruan tinggi swasta (PTS) terbaik ke-2 nasional, dan PTS terbaik se-Jawa Barat dan Banten.

PIMNAS merupakan rangkaian akhir dari kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Tahun ini, PIMNAS terselenggara secara blended. Dalam kegiatan ini, ide-ide dan inovasi-inovasi ilmiah tercetus dari para mahasiswa. Dilansir oleh situs resmi UMMI, UMMI meloloskan dua tim mahasiswa dari seluruh kategori yang dilombakan dengan jumlah 735 tim.

Pada pengumuman hasil PIMNAS sekaligus penutupan PIMNAS tersebut, hadir Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Ir Suharti SPd. Ada juga penampilan Pamungkas di acara hiburan. Berdasarkan akumulasi perolehan medali dan jumlah kontingen yang lolos, UMMI masuk ke dalam 25 besar peraih medali PIMNAS.

Keberhasilan ini dapat terwujud berkat penghargaan setara medali perak dari kategori PKM bidang Riset Eksakta (PKM-RE). Siti Inayah, mahasiswa Prodi Kimia menyabet penghargaan tersebut dengan judul “Potensi Daun Keji Keling (Strobilanthes crispus L) sebagai Kandidat Obat untuk Penderita Insomnia melalui Molecular Docking Senyawa Sedatif Hipnotik”.

Dosen pendamping Tim PIMNAS, sekaligus Ketua Tim Pelaksana PKM, Lela Lailatul Khumaisah MSi menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang membantu selama ini. Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, Andri M Idharoel Haq SThI MM menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada Tim PKM, dosen pendamping, dan seluruh mahasiswa UMMI peserta PIMNAS.

UMMI Kembali Cetak Prestasi

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) berhasil raih juara 3 Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional dalam event Biologi Learning Fair. “Biology Learning Fair merupakan sebuah event tahunan yang setiap tahunnya di laksanakan sebagai suatu program besar di Divisi Ilmu dan Penalaran HMJ Biologi Universitas Alauddin Makassar yang diikuti oleh berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta di Indonesia dengan tujuan untuk meningkatkan intelektualitas mahasiswa dan masyarakat luas pada umumnya. Biology Learning Fair memiliki tiga item kegiatan diantaranya adalah webinar, lomba essai lomba KTI, dan Biologi Desains (Infografis),” papar Billiyardi Ramadhan, MSi selaku ketua program studi (prodi) Pendidikan Biologi UMMI.

Guna mengapresiasi capaian para mahasiswanya, rektor UMMI Dr. Sakti Alamsyah, M.Pd beserta wakil rektor II Dr. Dra. Ike Rachmawati, M.Si., dan wakil rektor III Andri M. Idharoel Haq, S.Th.I., M.M., memberikan penghargaan kepada para mahasiswa berprestasi dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional yang berlangsung di ruang rektor Selasa (27/10/20).

Billiyardi melanjutkan, dalam kurun waktu 7 tahun terakhir banyak mahasiswa yang berhasil mengharumkan nama prodi melalui berbagai ajang kompetisi. Mulai dari lomba Microteaching, lomba Paduan Suara, Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), Program Hibah dana Hibah Bina Desa, lomba Olimpiade Nasional MIPA, delegasi SM3T, dan paling terbaru meraih juara 3 dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional dalam kegiatan Biology Learning Fair Part VIII 2020, yang diselenggarakan oleh Universitas Alauddin Makassar.

Andri M. Idharoel Haq selaku WR III menuturkan pihaknya terus mendorong mahasiswa untuk berprestasi dalam berbagai kegiatan. Melalui kompetisi yang diikuti diharapkan tidak hanya mampu mengasah mental, namun juga dapat memberikan pengalaman yang berguna saat memasuki dunia kerja nantinya. “Mengikuti lomba tidak semata-mata mengejar kemenangan, tetapi dari situ banyak pelajaran yang bisa diambil untuk memupuk integritas mahasiswa,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, UMMI akan terus berupaya untuk memberikan kontribusi terhadap upaya kemajuan di Indonesia dengan menghasilkan lulusan-lulusan yang berintegritas tinggi. Salah satunya dilakukan dengan menerapkan pendidkan yang tidak hanya unggul dalam keilmuan tetapi juga unggul dalam keislaman. “Kita tidak hanya memberikan keilmuan pada mahasiswa, tetapi juga mengajarkan wajah Islam yang berkemajuan yang rahmatan lilalamin,” tutupnya.

Prodi Agribisnis UMMI Gelar Lokakarya Kurikulum MBKM

Prodi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) menggelar lokakarya Kurikulum Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM), Kamis (24/9). Lokakarya disiarkan secara daring diikuti 30 peserta dari mahasiswa, alumni, dosen, dan tenaga kependidikan. Kegiatan mengundang narasumber ahli kurikulum dari UPI Prof. Dr. Dinn Wahyudin, M.A serta menghadirkan mitra, user dan stakeholder Prodi Agribisnis dari berbagai unsur. Beberapa di antaranya  Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Sukabumi, Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sukabumi, Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Sukabumi, Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi, Ketua Program Studi Agribisnis Faster Universitas Cianjur, OISCA Internasional (Organization for Industrial and Cultural Advancement), Puspa Agro Sukabumi serta dari kalangan Penyuluh pertanian.

Lokakarya kurikulum MBKM telah berhasil menghimpun berbagai masukan dan saran untuk perbaikan kurikulum Prodi Agribisnis. Saran dan masukan tersebut di antaranya terkait kompetensi yang harus dicapai oleh mahasiswa, perbaikan beberapa bahan kajian pada mata kuliah, saran untuk memastikan lulusan mampu mandiri menjadi enterpreuneur, dan saran untuk perbaikan penyelenggaraan perkuliahan. Saran juga disampaikan untuk secara khusus mengadakan mata kuliah terkait dengan pengembangan pangan lokal dan kegiatan tematik. Semua masukan dan saran tersebut dibahas dan ditampung sebagai bahan penyempurnaan dokumen kurikulum Prodi Agribisnis, Fakultas Pertanian UMMI.

Dalam implementasinya, untuk penyelenggaraan pembelajaran MBKM ini Prodi agribisnis akan melaksanakan secara bertahap. Dari delapan bentuk pembelajaran MBKM, yang segera dilaksanakan adalah kegiatan pertukaran pelajar dan magang. Pertukaran pelajar pada prodi yang berbeda dalam perguruan tinggi yang sama Prodi Agribisnis bermitra dengan Prodi akuntansi, administrasi bisnis dan teknik informatika. Sedangkan mitra kerja sama kegiatan pertukaran pelajar dengan prodi yang sama/berbeda di luar perguruan tinggi akan dilaksanakan dengan Fakultas pertanian UNPAD. Kemudian untuk kegiatan magang kerja sama akan dilaksanakan dengan perusahaan pertanian Puspa Agro Sukabumi.

UMMI Raih Prestasi Membanggakan di Masa Pandemi

Tujuh karya mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) meraih Progam Kreativitas Mahasiswa (PKM) tahun 2020. Pencapaian ini membuat UMMI menempati peringkat 1 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) sewilayah Sukabumi, Bogor, dan Cianjur serta peringkat 3 PTS LLDikti Wilayah IV (Jabar & Banten). Ketujuh karya tersebut terdiri dari Baby Bags Multifunction (PKM Kewirausahaan), Pembersih Wajah Beraroma Teraphy (PKM Kewirausahaan), Gerakan Satu Pustaka (PKM Pengabidan Kepada Masyarakat), Aktivitas Antifeedant Ekstrak Daun Cocok Bubu Hassk terhadap Hama Ulat Kubis (PKM Penelitian Eksakta), Formulasi Hand and Body Lotion Ekstrak Daun Lidah Mertua sebagai Antioksidan Penangkal Radikal Bebas pada Kulit (PKM Penelitian Eksakta), Sintesis dan Kakterisasi Hidrogel Superabsorben Berbasi Natrium Alginat Bentonit sebagai Pelapis Pupuk Lepas Lambat (PKM Penelitian Eksakta), serta Instrumen Tes Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Berbasis Game Unity bagi Siswa SMP (PKM Penelitian Sosial Humaniora).

Sebelumnya, Himpunan Mahasiswa Agribisnis (HIMAGRI) lolos dalam Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) 2020 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Mengusung judul “E-DAS (Electronic Development Agribusines Syariah: Stratup Syariah Meningkatkan Ekonomi Desa Kebon Pedes Kecamatan Kebon Pedes Kabupaten Sukabumi)”, HIMAGRI UMMI mengikuti kegiatan PHP2D dari 11-30 Juli 2020. Dituturkan oleh Sandi, Ketua kelompok PHP2D Himagri UMMI, program E-DAS sudah berjalan selama 2 tahun. Kerja sama Himagri dengan desa Kebon Pedes, BPP (Balai Pelatihan Pertanian) dan Rumahku Hijau dalam satu program merupakan pengembangan lanjutan dari kegiatan tersebut.

Kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat desa Kebon Pedes yang melaksanakan program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) dalam proses budidaya secara digital farming, pemasaran dengan eco marketing, serta pendampingan intensif  pembiayaan  dan permodalan sarana prasarana dengan sistem bagi hasil usaha syariah.

Mahasiswa KKN UMMI Sosialisasikan Pencegahan Covid-19

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik 2020 Gelombang I Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) melakukan sosialisasi dan edukasi pencegahan Covid-19 ke warga setempat. Sosialisasi ini dilakukan di dua lokasi yaitu Kampung Cimanggu, Kecamatan Cikembar dan Kampung Nagrok, Kecamatan Sukabumi, Senin-Selasa (6-7/4).

“Mencuci tangan dengan benar selama 60 detik setelah melakukan aktivitas, lebih banyak mengonsumsi buah-buahan dan sayuran, rajin berolahraga, menghindari kontak langsung dengan orang sakit, dan menutup mulut ketika bersin atau batuk,” ujar Siti Nurjanah, peserta KKN Prodi Teknik Informatika, ketika menerangkan materi. Lebih lanjut, ia juga menjelaskan bahwa penggunaan masker sesuai rekomendasi WHO merupakan salah satu cara pencegahan yang efektif.  “Menggunakan masker kesehatan bagi yang sakit serta masker kain bagi yang sehat,” tambahnya.

Siti mengungkapkan bahwa mahasiswa KKN juga membagikan hand sanitizer dan masker gratis. Hand sanitizer ini merupakan buatan mahasiswa KKN dengan takaran pembuatan racikan sesuai rekomendasi dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UMMI.

UMMI Gelar Baitul Arqom untuk Calon Wisudawan

Jumat-Minggu (6-8/3), 157 calon wisudawan Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) mengikuti Baitul Arqom yang diselenggarakan oleh Lembaga Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (LAIK) UMMI. Kegiatan yang diikuti oleh wisudawan TA 2019/2020 Gelombang II ini dilaksanakan di Hotel Sukabumi Indah. Dalam pelaksanannya, terdapat berbagai kegiatan seperti pemaparan materi dan teori hingga praktik ibadah.

Dituturkan oleh Leonita Siwiyanti, SAg, MM, Ketua Lembaga AIK UMMI, tujuan dari Baitul Arqom ialah meningkatkan motivasi dan kesadaran peran alumni di masyarakat. “Selain itu juga meningkatkan motivasi dan pemahaman para alumni dalam mengimplementasikan ilmu yang dilandasi dengan nilai-nilai Keislaman dan Kemuhammadiyahan,” tambah Leonita.

Sementara itu Dr Sakti Alamsyah MPd selaku Rektor UMMI menyatakan Baitul Arqam ini sebagai penyempurna pemahaman Keislaman sebelum terjun ke masyarakat. Hal lain yang tidak kalah penting juga menciptakan lulusan UMMI yang berakhlaqul karimah dan memiliki etika interaksi yang baik.

Prodi Kimia UMMI Gelar Pelatihan Instalasi Pengelolaan Air Limbah dan Air Bersih

Puluhan perusahaan di Kota dan Kabupaten Sukabumi mengikuti pelatihan Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) dan air bersih yang digelar oleh Program Studi (Prodi) Kimia Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI), Jumat (6/9). Pelatihan yang ditujukan kepada penanggung jawab dan operator IPAL ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan petugas lingkungan. Selain itu, mereka juga mendapatkan sertifikat keahlian dasar yang bisa digunakan sebagai syarat uji kompetensi oleh Lembaga Sertifikat Profesi (LSP).

“Prodi Kimia terus konsen terhadap lingkungan, hal ini sesuai dengan visi dan misi program studi kami. Tentunya tidak hanya mata pelajarannya saja, tetapi riset yang diadakan oleh mahasiswa kami lebih ke arah lingkungan terutama limbah air,” terang Salih Muharram, dosen Prodi Kimia UMMI.

Program pelatihan dilaksanakan berdasarkan Peraturan Menteri LHK No P.5/MENLHK/SETJEN/KUM.1/2/2018 tentang Standar dan Sertifikasi Kompetensi Penanggung Jawab Operasional Pengolahan Air Limbah dan Penanggung Jawab Pengendalian Pencemaran Air. Ke depannya, Salih berharap program pelatihan ini dapat dilakukan secara rutin. Bahkan bisa bekerja sama dengan LSP Operator IPAL.